Shafwan bin Umayyah
Ibnu Khalaf Al Qurasyi Al Jumahi Al Makki.
Dia masuk Islam setelah pembebasan kota Makkah. Dia meriwayatkan
beberapa hadits. Keislamannya baik dan ia menjadi amir di Kurdus. Ia
juga ikut dalam perang Yarmuk.
Dia adalah tokoh bani Quraisy. Ayahnya dibunuh bersama Abu Jahal.
At-Tirmidzi meriwayatkan dari Ibnu Umar, dia berkata, “Rasulullah SAW
pernah berdoa pada perang Uhud, ‘Ya Allah, laknatlah Abu Sufyan, Ya
Allah, laknatlah Al Harits bin Hisyam, Ya Allah, laknatlah Shafwan bin
Umayyah’.”
Lalu turunlah ayat, “Tidak ada sedikit pun campur tanganmu dalam urusan
mereka itu atau Allah menerima tobat mereka.” (Qs. Aali ‘Imraan [3]:
128) Setelah itu Allah menerima tobat mereka dan keislaman mereka pun
baik.
Menurut aku, di antara mereka yang paling baik keislamannya adalah Al Harits.
Di dalam kitab Al Maghazi karya Uqbah dijelaskan, “Shafwan pernah
melarikan diri ke laut, lalu Umair bin Wahab bin Khalaf datang menghadap
Rasulullah SAW guna meminta jaminan keamanan untuk Shafwan. Nabi SAW
lalu bersabda, ‘Sungguh, dia telah melarikan diri dan aku takut dia
binasa, sedangkan engkau telah memberi keamanan kepada orang yang
berkulit putih dan hitam’. Setelah itu Nabi SAW bersabda, ‘Susullah
keponakanmu itu karena dia telah aman’.”
Shafwan berkata, “Aku pernah datang menemui Nabi SAW, kemudian beliau
selalu memberiku dan terus memberiku hingga beliau menjadi orang yang
paling aku cintai.”
Shafwan bin Umayyah wafat tahun 41 Hijriyah.
sumber: an-nubala
Profil Admin
0 komentar: